Robin Malau Dot Org

Selamat datang di The Art of Ramblings.

Hari Menyebalkan yang Trololo

Hari ini menyebalkan karena gue ditipu bekas teman gue.

Tapi hari ini nemu viral video yang super mantap lewat @pinot, http://trololololololololololo.com/. Trololo di website Trololo, lebih menarik daripada nonton Trololo di YouTube ataupun download videonya. Kenapa? Soalnya kalau lo landing di halaman website Trololo, si video gemblung itu di set supaya auto playback dan di loop. LMAO!

Gue upload audionya disini dan yyoyoma posting liriknya. Again, LMAO.

This Trololo thing make my day from worst to not bad at all (whatever that means!!). But i’m delightful, cheers & thanks! :D

Audio:

Video versi orisinil:

Versi Edward Hill (yang ada di website http://trololololololololololo.com/ a.k.a. the best version!!!):

Video:

DPR Busuk, Koq Heran?

Kemarin gue di kasih link video di atas sama teman. Well, bukan kebetulan, gue emang ngga nonton sama sekali drama-drama memalukan, yang disiarkan secara memalukan oleh TV-TV lokal (yang memang juga berbakat jadi pihak memalukan).

Gue cuma heran aja, masih ada orang yang bisa ngabisin waktu nonton drama tolol sejenis di TV, as i gave up on them years ago.

Sikap gue yang ngga perduli terhadap ketololan mereka ngga bisa di artikan gue otomatis bukan warga negara yang baik (karena itu lebih tolol lagi,  lebih tolol dari DPR). Gini-gini gue juga punya kontribusi membangun bidang-bidang, dimana gue yakin gue mampu dan bisa memberikan yang terbaik. Daripada buang waktu ngurusin orang-orang kayak gitu.

Sori, sebelum lupa, sebagai bonus. Ini ada foto Roy Sukro ngupil saat sidang, apa tuh, paripurna? PAS! :D

Debet Pembayaran Otomatis Fail

Gue baru aja cancel semua subscriptions yang gue bayar lewat Paypal, karena weekend lalu, gue kena charge US $88 untuk membayar beberapa domain yang bukan milik gue. Pembayaran otomatis sucks, fail & shit.

Cinta Yang Tidak Cengeng

Setelah:

  1. Menikahi seorang wanita yang gue cintai,
  2. punya anak kecil yang gue cintai,
  3. memiliki pekerjaan yang gue cintai,
  4. jatuh cinta dengan hidup… dan sejenisnya,

gue baru sadar kalo cinta itu sebenernya ngga ada hubungannya sama sekali dengan hal-hal cemen.

Dugaan gue, musisi-musisi yang tolol, kampungan, dan asal-asalan, yang bikin seolah-olah cinta itu hanya untuk orang cengeng, bukan buat khalayak umum.

Tertipu! Salah kaprah! Dasar sapi ber-IQ rendah!

Prajurit dan Jendral

Jadi profesor atau corporate manager di Indonesia, basically adalah Jendral berpenghasilan Prajurit. Sementara freelance web designer adalah Prajurit yang bergaji Jendral.

Mana yang bagus jadi pilihan? Well, argumentasinya adalah kembali ke orangnya; apa prioritas dan tujuan hidup. Dan lain sebagainya. Dan lain sebagainya. Blah Blah Blah…

Gue cuma berpikir. It’s not fair. Something terribly wrong is happening in our system. Massively Epic Fail system.

Lalu Lintas Long Weekend di Bali yang Menyebalkan

Jalanan di Bali sangat menyebalkan di long weekend. Menyebalkan karena macet? Ya kalo macet ya sudah jelas lah, wong memang penuh dan Bali itu tempat liburan favorit. Ga papa.

Tapi, masalahnya:

  1. Terlalu banyak supir-supir dari Jakarta (mobil umum dan mobil pribadi, pokoknya supir) dengan gaya nyupir ngejar setoran dan,
  2. Supir luar kota ga tau jalan yang jalannya pelan.

Duh!

Posting Baru

Ngga nyadar, ternyata terakhir saya posting di blog ini tanggal 13 September 2008. Ngga tau juga bakal di update lagi atau ngga ini blog.

Modern Noise Fluid Genres

Teman lama saya, Jeremy Wallach, baru saja menyelesaikan website untuk bukunya Modern Noise Fluid Genres. Rencananya dalam waktu dekat saya akan posting interview dengan Jeremy di projek musik saya Musikator.

Awesome.

Kenapa saya suka Slipknot

Apapun orang metal bilang, tetap saja orang diluar musik metal tidak akan pernah mengerti kenapa band seperti Slipknot banyak disukai metalheads, termasuk saya.

Kalau video dibawah ini ditonton, kerasa banget band ini emang punya enerji dan kemampuan untuk konser di depan ribuan orang. Mereka bisa kontrol audience, beat-nya pas untuk level sold out indoor-stadium konser.

Dude Slipknot rocks!

Mengapa ‘Melakukan’ Lebih Penting Daripada ‘Ingin’

Di hari-hari saya jadi pemain band, saya selalu ‘ingin’ menjadi rockstar dan mempunyai band terbaik. Setidaknya menjadi terbaik di Indonesia. Setelah bermain band selama lebih dari 10 tahun, predikat menjadi pemain band terbaik di Indonesia tak kunjung datang. Baru saya sadar bahwa saya lebih banyak menghabiskan waktu untuk ‘ingin’ daripada ‘melakukan’.

Tidak ada enerji pemberi semangat lebih baik daripada memiliki keinginan. Tetapi tanpa melakukan, anda tidak akan pernah mencapainya.