Dalam wacana entrepreneurship (kewirausahaan), tidak ada yang lebih kontroversial selain perencanaan bisnis. Mengapa saya bilang begitu? Karena, banyak pengusaha sukses, yang ditiru banyak orang, yang mengaku tidak pernah menulis perencanaan bisnis tetapi bisnisnya sukses. Dalam pengertian: bisnisnya menjadi besar, mampu bertahan dan menghasilkan keuntungan.
Saya tidak tahu apakah pengusaha-pengusaha sejenis mengatakannya dengan jujur atau tidak. Tetapi, saya khawatir, bahwa sebenarnya kita hanya terjebak dengan definisi ‘perencanaan bisnis’ yang ngawur, sehingga membuahkan kontroversi dan paradigma apakah kita memerlukannya atau tidak.
Sebenarnya, bukan masalahnya lebih dari apakah kita perlu atau tidak. Karena, perencanaan bisnis itu hanyalah bagian dari sebuah proses kewirausahaan dengan urutan logika sederhana:
1. Anda memiliki sebuah visi dan arah bisnis.
Visi tersebut anda miliki. Namanya juga visi, maka hal tersebut hanya berada di ‘kepala’ anda.
2. Anda memiliki model bisnis.
Apakah anda ingin menjadi suplier, vendor, retailer, menjadi franchisee dsb.
3. Anda memiliki rencana bisnis.
Dalam hal ini, anda memiliki perkiraan tim yang anda butuhkan, produk/jasa, pasar yang akan anda layani, bagaimana pengoperasian bisnis anda dan bagaimana kira-kira performa keuangan hasil dari seluruh kegiatan bisnis anda.
4. Anda menuliskan rencana anda.
Setelah memiliki ketiga hal diatas, anda menuliskannya di dalam beberapa halaman.
Sesederhana itu? Ya. Sesederhana itu. That’s the science of business planning.
Setelah merencanakannya dan mendokumentasikannya, anda melaksanakan rencana itu dan dibelakang nanti, anda harus melakukan evaluasi dan menuliskan rencana baru.
Yang paling seru adalah: sepandai apapun anda menulis perencanaan bisnis, tulisan anda tersebut hanya akan menjadi tulisan jika anda tidak melakukan apa-apa. Jadi, setelah menulis, sebaiknya anda keluar bangkit dari kursi dan keluar dari ruangan anda dan melakukan rencana anda. Hasilnya? Bisa jadi lebih dari yang anda perkirakan dalam rencana bisnis anda, atau sebaliknya. That’s the art of business planning!
That’s the art & science of entrepreneurship!
Tags: Uncategorized
