Start Small. Stay Focus.

Small Business Solutions : How to Fix and Prevent the 13 Biggest Problems That Derail Business

Saya ingin membahas sebuah proses, yaitu proses kewirausahaan. Pembahasan ini di inspirasi oleh sebuah buku, Small Business Solutions. Pas-nya, bab 1.

Tidak ada yang lebih heboh daripada topik kewirausahaan dalam kehidupan ekonomi sebuah negara. Sebuah pemerintahan yang berhasil mengimplementasikan kebijakan yang mendukung tumbuhnya kewirausahaan, akan membawa bangsanya menuju kemakmuran.

Kewirausahaan itu hipotesis. Tidak ada satu metoda pun yang dapat dibuktikan berhasil untuk semua jenis kewirausahaan. Bahkan, pertanyaan sesederhana “Apakah kewirausahaan itu bakat atau bisa diajarkan” saja tak habis-habisnya dibahas. Mengapa? Sebab kewirausahaan adalah kumpulan tesis yang sangat banyak, yang membuat kewirausahaan begitu hebat, hingga orang tidak akan pernah habis belajar kewirausahaan.

Buku ini ditulis oleh Robert. D. Hisrich dari Babson College, salah satu kampus pionir pengajar kewirausahaan. Buku ini fokus pada managerial entrepreneurship, yang berhubungan erat dengan Small Business atau UKM. Prof. Hisrich merangkum, ada 13 problem utama mengelola bisnis kecil, seperti ada pada slide dibawah.

Mohon pemaklumannya jika saya hanya menggunakan bahasa sederhana. Tentunya, anda yang sudah membaca buku ini dapat memberikan komentar dan masukan. Anytime.

STAYING FOCUSED
Tidak bisa tidak, ini sangat penting untuk memulai sebuah kewirausahaan. Mengapa? Logikanya sederhana. Jika anda melihat bisnis yang menjadi besar, apapun model bisnisnya, kuncinya adalah fokus. Fokus, untuk menjadi sesuatu dan memberikan nilai bagi pelanggan dan perusahaan itu sendiri.

Sederhana, sangat mendasar, tetapi bahayanya, ini sering dilupakan. Menurut buku ini proses kewirausahaan (The Entrepreneurial Process) adalah:
1. Mengidentifikasi dan mengevaluasi Peluang.
2. Menulis Business Plan.
3. Mengidentifikasi sumber daya yang diperlukan untuk memulai usaha.
4. Mengelola perusahaan anda.

Langkah satu. Pada bab ini, Prof. Hisrich membahas secara sederhana metoda-metoda untuk mengidentifikasi peluang. Ada hipotesa, seorang entrepreneur yang berhasil adalah karena kemampuannya mengendus peluang dan mengelola ide untuk mengambil peluang tersebut, dan fokus hingga berhasil.

Langkah kedua dalam proses kewirausahaan menurut buku ini adalah menulis perencanaan bisnis. Mohon melihat posting-an saya sebelumnya tentang The Art & Science of Business Planning.

Langkah ketiga, adalah mengidentifikasi sumber daya. Jika anda memperkirakan sumber daya manusia yang dibutuhkan tidak banyak untuk memulai usaha anda, maka anda dapat mulai dengan membentuk kemitraan/partnership dan atau organisasi yang kecil. Tidak usah malu memiliki perusahaan dengan tim 1 atau 2 orang. Proses identifikasi sumber daya ini sangat berhubungan dengan pasar yang akan anda layani. Juga, jangan malu jika anda hanya memulai usaha anda dengan melayani sebuah niche (ceruk) pasar yang kecil.

Langkah ke 4 adalah mengelola perusahaan itu sendiri. Tentunya anda ingin cepat-cepat menjalankan bisnis anda. Tetapi, mengikuti proses ini akan memudahkan anda jika tiba saatnya memulai bisnis anda.

Start small & stay focus!

Semoga bermanfaat.

Tags:

Leave a comment