Setelah dihajar bencana Cyclone, dikabarkan sekitar 22.500 penduduk negara tetangga kita Myanmar telah tewas. Simpati dan bantuan datang dari seluruh dunia, termasuk dari Indonesia, tetapi menurut sumber bantuan tersebut entah sampai kemana.
Hari ini PBB resmi menghentikan bantuan ke Myanmar karena alokasi ke lokasi kejadian tidak jelas dan tidak dapat dipertanggung jawabkan.
Saya tidak akan ikut mempolitisasi masalah ini, tetapi kalau sudah melihat kejadian begini, saya bersyukur jadi orang Indonesia karena pemerintah kita jauh lebih baik daripada junta militer disana.
Dulu saya sempat mendengar beberapa pernyataan munafik (baca: kurang tepat) dari pemerintah kala kita sedang berkabung Tsunami Aceh, tetapi saya bersyukur kita bisa menyelesaikan masalah disana, sedikit demi sedikit, tanpa kehilangan jati diri.
Simpati untuk rakyat Myanmar.
