August, 2007


26
Aug 07

Top Notch Blogs I Read Recently

Ada beberapa blog yang saya membuat saya terkesan seminggu terakhir:

1. Seth’s Blog
Tentu, saya baca Seth’s Blog bukan hanya sebulan terakhir, tetapi mungkin setahun terakhir. Seth Godin adalah Guru. Spesialisi beliau adalah marketing, dan banyak yang jago marketing di dunia ini. Tetapi, Seth Godin yang selalu mengaplikasikan positif thinking sekaligus berpikir kritis membuat saya ngga bisa baca blog-nya.

2. Aaron Wall’s SEO Book.
Beliau ini adalah Guru dalam dunia blogging. Aaron Wall adalah salah satu pemikir dan pencipta yang membuat dunia internet search semakin menarik. Yang membedakan Aaron dari ahli SEO (Search Engine Optimization) selain kepintarannya, adalah hasrat hidupnya yang sangat manusiawi. Anda bisa membacanya disini.

3. A Kick In The Grass
Beberapa minggu terakhir saya cukup disibukkan dengan membangun blog (lagi-lagi fan evangelism) tentang Manchester United. Jika anda adalah fans Manchester United, anda sebaiknya membaca juga A Kick In The Grass. Kelebihannya daripada yang lain adalah beliau (James Ryddel) menulis dengan memberikan enerji positif, tidak seperti blog penggemar sepak bola kebanyakan yang kebanyakan mendukung hooliganisme. Blog ini mengajarkan bahwa jika anda memiliki konten yang bagus, anda bahkan tidak perlu template bagus.

4. WebTalks.
Ini adalah weblog dari Ashwini Khare, seorang blogger muda (he’s 18, could you believe that?) dari India. Banyak blog yang memberikan template blogger, tetapi pilihan Ashwini Khare membuat template-nya berbeda dari yang lain. Dia hanya mengembangkan template standar blogger dan menambahkan 1 line di sebelah kiri atau kanan layar. Anak ini pintar sekali. Tanpa domain yang spesial (dia masih menggunakan blogspot.com) sekalipun, webtalks bisa masuk urutan 977 di technorati dari sekian juta blog di dunia.

5. MindPetals.
Weblog ini didirikan oleh David Askaripour, seorang Indian American yang tinggal di New York. Tulisannya yang blak-blakan tentang entrepreneurship membuat blog-nya ‘stand out’ dibanding blog entrepreneur muda lainnya. Minggu lalu, profil-nya bahkan diliput experience.com.

Semoga berguna.


26
Aug 07

Happy Birthday Blogger!

Minggu ini, blogger.com berulangtahun yang ke 8. Dimulai oleh sebuah perusahaan kecil yang bernama Pyra Labs di San Fransisco pada Agustus tahun 1999. Ada 3 orang sederhana (namun sangat pintar) yang menemukan aplikasi internet yang dinamakan blogger.

Blogger.com berhasil melewati masa dot com bubble tanpa bantuan Venture Capitalist seperti kebanyakan perusahaan internet lainnya pada saat itu.

Blogger.com tidak berkembang banyak, well, tidak hingga Google meng-akuisisi perusahaan unik ini. Dan tahun ini, dengan traffic (yang dihitung hanya traffic dari Amerika) sebanyak kurang lebih 14 juta orang perbulan, blogger masuk ke dalam kategori 100 besar website paling banyak dikunjungi di dunia versi Quantcast.

Buat saya pribadi, blogger adalah blog platform terbaik yang ada di internet saat ini. Subjektif memang, karena ada banyak blog platform lainnya yang diminati lebih banyak blogger seperti WordPress ataupun blog platform lainnya seperti TypePad dan LiveJournal. Tapi saya paling suka sama Blogger.

Jadi, pada ulang tahun tahun ini, saya ikut bergembira Blogger masih ada disini memberikan pelayanan (gratis) terbaik untuk pengguna blog di seluruh dunia.

Happy Birthday Blogger!!


25
Aug 07

RS Kasih Ibu Bali

Sore ini saya mengantar anak saya imunisasi di RS. Kasih Ibu. Rumah sakit ini adalah rumah sakit terbaik dan selalu kami kunjungi untuk semua kegiatan medis keluarga kami. Ada yang berbeda sore tadi daripada sebelumnya. Yaitu: ngga ada sales farmasi.

Sejujurnya, buat saya, keberadaan mereka mengganggu kenyamanan kalau sedang mengantri di dokter menunggu giliran. Mengapa? Jumlah mereka banyak sekali! Bahkan selalu lebih banyak daripada pasien. Mau ngga mau, keadaan ini akan menyebabkan kegaduhan dan terkadang sampai berebut kursi dengan pasien yang sedang antri. Memang ngga bisa disalahkan, karena kita semua tahu (dan tidak terelakkan) bahwa dunia medis sudah menjadi industri. Dan ini hanya salah satu sisi negatif dari sekian banyak sisi positifnya.

Tetapi hari ini saya merasakan ketidakhadiran sales farmasi membuat keadaan di RS. Kasih Ibu sore ini menjadi sangat nyaman. Baru terasa pantas rumah sakit ini menyandang ‘gelar’ ISO.


25
Aug 07

Kuta – Bali di Google Map Part II

Alamat Google Maps disini (sori, entah kenapa post terahir saya ngga bisa diedit).

Terimakasih.


25
Aug 07

Kuta – Bali di Google Map

Google Maps memiliki fitur baru, yang dapat menyimpan (is this the correct word for ‘embed’?) peta yang anda perlukan di blog / website anda. Dibawah ini adalah peta Kuta-Bali yang terbaik yang Google Maps miliki, sayangnya Google belum punya detil tentang Kuta. Tetapi, keep check back ke entrepreneuriality.com, kenapa? Setiap Google menambahkan fitur pada Google Map, map dibawah ini akan ikut berubah.

Cheers from Kuta-Bali!

View Larger Map


21
Aug 07

Blog Tentang Inspirasi Bisnis di Indonesia

Ada blog bagus tentang bisnis (lebih luas sedikit) di Indonesia di alamat ini.

Thanks, semoga berguna.


19
Aug 07

Terimakasih Telkom Speedy

Bulan Juli lalu, saya posting ke puluhan milis berjudul Hati-hati Daftar Telkom Speedy di Bali. Hasilnya? Luar biasa. Ratusan komentar masuk ke email saya. Saya ngga ‘ngeuh’ bahwa seberapa besar masalah ini sebenarnya. Yang saya tahu, saya butuh koneksi internet cepat dan Telkom Speedy mengecewakan saya.

Lantas, beberapa hari setelah posting masalah ini ke internet, beberapa staff dari Telkom Speedy Bali datang ke rumah saya, menawarkan pemasangan Speedy. Awalnya saya menolak karena ingin memastikan bahwa mereka benar-benar niat berjualan. Akhirnya saya pakai Telkom Speedy berkat niat baik Pak Ketut Santika, Ibu Indah, Pak Widi dan Pak Jodri.

Anyhow, sudah 2 bulan terakhir saya menggunakan Telkom Speedy di rumah saya, dan saya rasa sudah saatnya mengklarifikasi masalah ini. Saya puas. Malah, tagihan bulan terakhir bikin saya makin puas (hehehe… alias: jebol). Tetapi, saya benar-benar senang menggunakan Telkom Speedy untuk koneksi internet cepat di rumah saya. Hanya kalau boleh kasih masukan, mohon kualitas layanan Call Center 147 tetap diperbaiki.

Terimakasih Telkom Speedy!


16
Aug 07

Hello world!

Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!


16
Aug 07

Happy Independence Day Indonesia!

Kemarin, salah satu teman saya di kantor mengirimkan email untuk semua network di kantor kami, isinya kurang lebih seperti ini:

Selamat Hari Kemerdekaan, mohon menyebutkan Merdeka!! 62 kali!

Saya selalu menanggapi humor sejenis karena menurut saya lucu. Lantas saya membalas email tersebut dengan menuliskan Merdeka!! 62 kali. Beberapa tanggapan dari teman-teman masuk, salah satu komentarnya kurang lebih sebagai berikut:

Pak, rajin banget sih ngetiknya?

Saya jawab begini:

Gampang & ngga capek (nama), gini:
1. Ketik Merdeka!!
2. Highlight + ctrl+c.
3. Ctrl + v 11 kali
4. Highlight lagi 10 kata Merdeka!! yang baru di paste kemudian ctrl + c
5. Ctrl + v 5 kali
6. Hitung deh: 1 + 11 + (5 x 10) = 62

Berarti ngetik Merdeka!! cuma 1 kali bisa dapet 62 (nama) :-)

Udah ya, merdeka ya…

Lucu kan? Anyway seringkali apa yang kita lihat itu terlihat susah kalau kita tidak tahu caranya. Setelah tahu, kita ternyata kita juga bisa.

Ah sudahlah, Selamat Hari Kemerdekaan teman-teman, mari membangun bangsa Indonesia menjadi bangsa yang lebih maju melalui talenta dan kemampuan kita masing-masing.

Merdeka!!


15
Aug 07

Jadi Manajer itu Mudah, Menjadi Manajer itu Susah

Ada yang protes sama postingan saya sebelumnya, Jadi Manajer Itu Mudah. Haha. Maap. Tapi, posting-an ini mungkin bisa memberi gambaran dengan lebih jelas apa maksud saya yang sebenarnya.

Begini. Sebelum jadi manajer, saya sudah bekerja dan mencari uang dari tahun 1992. Berarti efektif sudah 17 tahun. Awalnya saya kerja serabutan dan mengandalkan uang dari menjadi pemain band underground.

Pada tahun 1996, saya mulai bekerja dengan jam kerja formal. Waktu itu saya menjadi penjaga distro pertama di Bandung, namanya Reverse Outfits. Saya menerima gaji Rp 110.000,- per bulan.

Saya tidak hanya bekerja, saya selalu belajar agar menjadi lebih baik. Saya belajar dari banyak sumber:
1. Pendidikan Formal
Pada tahun 2005 pertengahan, saya berhasil menyelesaikan program studi magister manajemen di Universitas Padjajaran Bandung. Saya berhak menyandang gelar Magister Management (MM), jurusan Manajemen Kewirausahaan. Saat study, saya berwirausaha part time. Dari hari Senin-Jumat saya berwirausaha, Sabtu dan Minggu saya kuliah. Nyaris ngga pernah ngerasain yang namanya libur.

2. Membaca
Selain tuntutan study formal, saya suka sekali baca buku. Di rumah saya, ada sekitar 2000-an judul buku, belum lagi majalah, e-book dan lain sebagainya. Sekarang saya sedang suka baca blog. Dalam sehari, saya membaca sekitar 100 artikel kewirausahaan dari seluruh dunia. Setelah pulang dari kantor, saya tersambung lagi ke Google Reader hingga larut malam.

3. Bekerja & Berwirausaha
Saat bekerja dan berbisnis, saya mendapat banyak sekali. Tentunya technical know-how. Ini sangat penting karena dapat menjembatani (knowing-doing gap) teori manajemen bisnis yang saya dapatkan di pendidikan formal.

4. Belajar langsung dari orang lain
Saya belajar dari orang yang sudah duluan sukses. Orang sukses disini adalah orang yang berhasil dan orang yang pernah gagal. Tidak tertutup kemungkinan mereka itu teman, saudara, adik, bawahan, maupun pengusaha sukses.

Mudah? Tidak sama sekali. Mungkin saat saya sedang bekerja, belajar dan memeras otak, anda sedang berjalan-jalan dengan teman-teman atau bersantai nonton tv.

Jadi, kesimpulannya adalah: memang JADI manajer itu (relatif) mudah, MENJADI manajer itu susahnya minta ampun. Silahkan mencoba sendiri kalau tidak percaya.

Terimakasih, semoga berguna.


13
Aug 07

Jadi Manager Itu Mudah

Sore tadi saya ketemu teman lama saya, Alvin, salah satu team senior editor majalah Trax & mantan vokalis band Harapan Jaya dan rekan-rekan dari majalah Rolling Stone dan Hai. Sudah lama tak bertemu, kami berbincang tentang komunitas musik, Bandung, Jakarta, web 2.0., social networking website, blog dan hidup pada umumnya. Anyway Alvin akan mempunyai anak sebentar lagi, selamat boss!

Akhirnya kami sampai ke perbincangan tentang pekerjaan masing-masing. Setelah mendengar tugas dan tanggung jawab pekerjaan saya adalah memimpin operasi 13 cabang kantor, Alvin sempat bingung dan bertanya, ‘wah apa ngga pusing tuh?’ Saya jawab, ‘Ngga, jadi manajer itu gampang. Nih buktinya saya masih sempat ngobrol sama kamu sambil merokok santai ditengah jam kerja’.

Keyakinan Yang Terukur
Memang ngga segampang itu, tapi sejauh pengalaman saya jadi pimpinan operasi bisnis, saya memang ngga merasakan jadi manajer adalah sesuatu yang sulit. Pola pikir dan attitude yang kritis untuk menjadi manajer dengan pekerjaan luar biasa banyak adalah keyakinan yang terukur. Contohnya, saya selalu memulai pekerjaan dengan keyakinan bahwa saya mampu. Dengan demikian, langkah awal menyelesaikan pekerjaan sudah terlewati, tinggal fokus pada aktualisasi pekerjaan yang sesungguhnya.

Ada beberapa 2 catatan yang perlu digaris bawahi:
1. Fungsi manajer adalah POAC (Planning, Organizing, Actuating, Controlling) atau sekarang lebih efektif dengan istilah POAL (L=Leading).
2. Artinya, tugas utama anda adalah membuat sebuah rencana operasi yang masuk akal dan feasible secara operasional, delegatif, berorientasi pada aktualisasi dan hasil serta mengimplementasikan kepemimpinan yang efektif.

Jadi Manajer itu Mudah
Mudah? Ya. Teorinya, jadi manajer itu mudah. Meski ngga selalu lancar dalam pelaksanaan tugas. Tetapi, ada cara untuk mempermudahnya hanya dengan merumuskan dan menjalankan beberapa titik kritis untuk membentuk tim anda, agar mereka mau dengan tulus bekerja keras untuk anda:
1. Biasakan memulai pekerjaan dari yang mudah bukan dari yang susah.
2. Berikan kepercayaan pada team anda.
3. Sapa semua bawahan anda, nyatakan anda tulus dan ingin menjadi sahabat mereka.
4. Support setiap pekerjaan mereka.
5. Fokus pada staff anda yang bisa ‘make a difference’.
6. Jangan pernah curi ide mereka dan promosikan ide bagus mereka kepada atasan anda.
7. Jangan pernah ragu untuk menegur jika mereka salah. Teguran keras yang mendidik seringkali diperlukan untuk mengelola stabilitas tim yang cukup besar.
8. Minta maaf secara efektif jika anda salah.
9. (In many cases) honesty is the best policy.
10. Budayakan pro-aktif.

Percayalah, satu-satunya cara mempermudah tugas anda sebagai manajer adalah mengajari tim anda. Karena mereka adalah para calon manajer pengganti anda jika anda pensiun (atau naik jabatan ) nanti. Jadi, jadi manajer itu mudah karena anda tidak bekerja sendirian.

Ironinya jadi manajer itu hanya 1, dan sangat berat: Jika bawahan anda salah, anda yang ditegur atasan anda.


12
Aug 07

Weekly Entrepreneuriality

Seminggu terakhir saya mendapat banyak sekali kejadian dan pengalaman, terutama pengalaman di kantor dan ber-internet. Piuhhh… lebih berhati-hati dalam hidup di internet, itu yang yang saya dapat. Highlight-nya adalah sebagai berikut:
1. Pekerjaan di kantor padat sekali. Ada beberapa rencana bisnis yang kritis yang semoga dapat membantu perusahaan tempat saya bekerja berjalan lebih cepat lagi. I love my job.
2. Kegiatan kewirausahaan saya macet. Saya berjualan merchandise band saya. Sekarang macet di produksi. Puihhhh, jangan sampai peak season lebaran ini ngga optimal, mau ditaruh dimana muka saya di depan investor bisnis saya.
3. Saya men-digg sebuah artikel dari blog-nya Guy Kawasaki. Saya belum mengerti bagaimana social networking site tersebut bekerja setelah saya men-digg kembali artikel Guy Kawasaki yang lain. Cerita lengkapnya ada disini.
4. Saya mendapat banyak masukan tentang meng-enhance teknik ber-internet dari Digital Inspiration.
5. Subcriber entrepreneuriality bertambah.
6. Geografis pengunjung site ini bertambah, dari hanya Indonesia, menjadi Inggris, Amerika, Estonia, New Zealand, Australia dan India.
7. Saya menemukan Firefox add-onn untuk terjemahkan (Ing-In-Ing) isi website/blog yaitu kamus.net. Ini satu developernya orang Indonesia asli, Pak Anwar Chandra. Terimakasih mas!
8. Social networking site favorit saya sekarang adalah Facebook.
9. Saya ketemu teman lama, seorang senior saya dulu main skateboard. Namanya Bang Nala Rinaldo. Beliau sudah menjadi pejabat di salah satu TV swasta di Indonesia, tapi semangat & jiwanya muda terus.
10. Beberapa file tentang kewirausahaan saya update di Google Groups.
11. Saya mendirikan blog baru untuk kesebelasan favorit saya, Manchester United.
12. Saya masih mencari template, karena pembuat template yang saya pakai untuk entrepreneuriality.com ngga bisa dihubungi. Mungkin sibuk, tapi menurut pengalaman, ini penyakit webmaster orang Indonesia. Susah dihubungi/selalu sulit melakukan komunikasi dengan non-webmaster atau webmaster pemula seperti saya. Maaf kalau ada yang tersinggung tapi ini menurut pengalaman saya. Mudah-mudahan menjadi masukan untuk webmaster lain.
13. Saya masih menyelesaikan membaca buku The Long Tail. Maaf terlambat :-) .
14. Google adalah perusahaan internet terbaik di dunia.
15. Terimakasih atas dukungan terhadap entrepreneuriality.com.


5
Aug 07

Hello Nama Saya Really Simply Syndication

Saya biasa disingkat RSS. Gambar di kanan ini adalah salah satu bentuk logo standar saya. Jika anda melihat logo saya di website/blog/weblog favorit, maka artinya kabar gembira. Karena anda bisa terus berhubungan dengan weblog favorit anda itu.

Caranya? Mudah. Paling tidak anda punya account Google atau Yahoo!? Maka anda dapat mendapatkan update setiap kali weblog favorit anda menambahkan isi weblog-nya, dan diantar langsung melalui Google Reader atau MyYahoo! anda. Setelah meng-klik logo saya, maka biasanya anda akan diantar ke halaman pilihan. Disana anda akan diberikan pilihan untuk berlangganan lewat account Google atau Yahoo anda.

Cara lainnya adalah update lewat email seperti disamping kanan ini Misalnya anda menyukai entrepreneuriality.com ( terimakasih banyak, Robin Malau pencipta dan pengurus weblog ini adalah salah satu teman baik saya), maka anda tinggal memasukkan alamat email anda. Sejak itu, setiap kali entrepreneuriality.com di update, materinya akan diantar langsung ke alamat email anda oleh teman kami Feedburner.

Atau seperti icon Bookmark dan Subscribe dibawah form email, anda bisa berlangganan lewat RSS.

Oh ya. Form & buttons disebelah kanan windows anda akan terlihat jika anda menggunakan browser Firefox. Untuk pengguna Internet Explorer lihat di bagian bawah atau sebaiknya, UPGRADE browser anda dengan Firefox. Anda bisa dapatkan gratis di www.mozilla.org).

Nama saya Really Simple Syndicate, biasa disingkat RSS. Senang bisa berkenalan dengan anda.


4
Aug 07

Start Small. Stay Focus.

Small Business Solutions : How to Fix and Prevent the 13 Biggest Problems That Derail Business

Saya ingin membahas sebuah proses, yaitu proses kewirausahaan. Pembahasan ini di inspirasi oleh sebuah buku, Small Business Solutions. Pas-nya, bab 1.

Tidak ada yang lebih heboh daripada topik kewirausahaan dalam kehidupan ekonomi sebuah negara. Sebuah pemerintahan yang berhasil mengimplementasikan kebijakan yang mendukung tumbuhnya kewirausahaan, akan membawa bangsanya menuju kemakmuran.

Kewirausahaan itu hipotesis. Tidak ada satu metoda pun yang dapat dibuktikan berhasil untuk semua jenis kewirausahaan. Bahkan, pertanyaan sesederhana “Apakah kewirausahaan itu bakat atau bisa diajarkan” saja tak habis-habisnya dibahas. Mengapa? Sebab kewirausahaan adalah kumpulan tesis yang sangat banyak, yang membuat kewirausahaan begitu hebat, hingga orang tidak akan pernah habis belajar kewirausahaan.

Buku ini ditulis oleh Robert. D. Hisrich dari Babson College, salah satu kampus pionir pengajar kewirausahaan. Buku ini fokus pada managerial entrepreneurship, yang berhubungan erat dengan Small Business atau UKM. Prof. Hisrich merangkum, ada 13 problem utama mengelola bisnis kecil, seperti ada pada slide dibawah.

Mohon pemaklumannya jika saya hanya menggunakan bahasa sederhana. Tentunya, anda yang sudah membaca buku ini dapat memberikan komentar dan masukan. Anytime.

STAYING FOCUSED
Tidak bisa tidak, ini sangat penting untuk memulai sebuah kewirausahaan. Mengapa? Logikanya sederhana. Jika anda melihat bisnis yang menjadi besar, apapun model bisnisnya, kuncinya adalah fokus. Fokus, untuk menjadi sesuatu dan memberikan nilai bagi pelanggan dan perusahaan itu sendiri.

Sederhana, sangat mendasar, tetapi bahayanya, ini sering dilupakan. Menurut buku ini proses kewirausahaan (The Entrepreneurial Process) adalah:
1. Mengidentifikasi dan mengevaluasi Peluang.
2. Menulis Business Plan.
3. Mengidentifikasi sumber daya yang diperlukan untuk memulai usaha.
4. Mengelola perusahaan anda.

Langkah satu. Pada bab ini, Prof. Hisrich membahas secara sederhana metoda-metoda untuk mengidentifikasi peluang. Ada hipotesa, seorang entrepreneur yang berhasil adalah karena kemampuannya mengendus peluang dan mengelola ide untuk mengambil peluang tersebut, dan fokus hingga berhasil.

Langkah kedua dalam proses kewirausahaan menurut buku ini adalah menulis perencanaan bisnis. Mohon melihat posting-an saya sebelumnya tentang The Art & Science of Business Planning.

Langkah ketiga, adalah mengidentifikasi sumber daya. Jika anda memperkirakan sumber daya manusia yang dibutuhkan tidak banyak untuk memulai usaha anda, maka anda dapat mulai dengan membentuk kemitraan/partnership dan atau organisasi yang kecil. Tidak usah malu memiliki perusahaan dengan tim 1 atau 2 orang. Proses identifikasi sumber daya ini sangat berhubungan dengan pasar yang akan anda layani. Juga, jangan malu jika anda hanya memulai usaha anda dengan melayani sebuah niche (ceruk) pasar yang kecil.

Langkah ke 4 adalah mengelola perusahaan itu sendiri. Tentunya anda ingin cepat-cepat menjalankan bisnis anda. Tetapi, mengikuti proses ini akan memudahkan anda jika tiba saatnya memulai bisnis anda.

Start small & stay focus!

Semoga bermanfaat.


3
Aug 07

Thank God It’s Friday


Ngga Senin, Ngga Jumat, Thank God. Saat ini, di kanan kiri saya sudah tidak ada seorang staff pun. Hanya suara printer dot matrix yang mengeluarkan suara dengan ritme konstan nge-print laporan-laporan keuangan mingguan dan sesekali dering telepon yang tidak pernah diangkat.

Saya senang sekali menemukan masa seperti ini. Sepi, tapi di kantor. Beberapa laporan dan proyek ongoing minggu ini berjalan lancar. Komunikasi dengan suplier semakin baik. Boss sedang kunjungan ke Jakarta.

Piuh rasanya lega bisa nemu hari Jumat. Senin juga menyenangkan. Tapi Senin ngga akan semenyenangkan itu jika ngga ada Jumat. Setelah Jumat kan libur 2 hari, meski kadang-kadang masih bekerja, setidaknya saya bisa bekerja di suasana lain. Dan karena libur itu pulalah bekerja di hari Senin begitu menyenangkan.

Sekali lagi, have a nice weekend everyone…!

www.robinmalau.com &
www.entrepreneuriality.com
best viewed with Firefox.
the coolest internet browser in the world
get it FREE at www.mozilla.org


3
Aug 07

So You Work for Billabong

Pertanyaan itu sering diajukan kepada saya setiap kali saya memperkenalkan diri dan menjelaskan pekerjaan saya. Seperti yang saya sudah sampaikan sebelumnya, saya adalah Intrapreneur. Yaitu entrepreneur yang bekerja untuk orang lain. Sebelumnya, saya menjadi pemain band selama 10 tahun, dan berada di creative industry selama 15 tahun. Sejak 10 bulan yang lalu, saya pindah (kembali) ke Bali. Sebelumnya, saya sempat bekerja disini untuk Volcom selama 1 tahun di tahun 2002-2003. Kemudian saya pindah ke Bandung untuk menyelesaikan paska sarjana, lantas kembali bekerja disini, kali ini di City Surf.

Sejak saya pindah ke Bali, wajah, perawakan dan pembawaan saya dan keluarga saya jelas sekali sebagai pendatang. Tentunya sebagai pendatang, kami berusaha untuk mengikuti budaya setempat dan bersosialisasi. Kami sadari bahwa ini penting sekali jika ingin berbetah di perantauan. Setiap saya bertemu orang baru, tentu sebagai protokol standar, kami memperkenalkan diri. Ilustrasi di bawah adalah percakapan saya dengan tetangga kami, Mr. Hanoman, seorang entrepreneur pemiliki agen perjalanan keturunan Jepang.

“Saya Robin Malau, dan ini istri saya Siska”, kemudian Hanoman berkata, “wah tetangga baru, kamu bekerja dimana?”, “saya bekerja di City Surf pak”, “City Surf? Apa itu?”. Saya menjawab, “Perusahaan kami bergerak di bidang retail. Menjual pakaian dan asesoris dari industri Surf & Skate”. Kemudian beliau berkata, “Surfing? Seperti Billabong?” Saya bilang “Ya, kami juga menjual Billabong”. Pak Hanoman berkata, “Oh kamu kerja di Billabong”.

Ini terjadi bukan karena beliau keturunan Jepang yang tidak begitu fasih berbahasa Indonesia, tetapi kejadian ini lebih dari sekali. Hingga akhirnya, saya memiliki hipotesa. Untuk mengerti sesuatu yang baru, orang memerlukan role model. Seperti, jika orang bertanya kepada anda, “Apa bisnis anda?” Jika anda bilang menjual air minum kemasan, maka orang akan berasumsi: “Oh anda menjual produk seperti Aqua?”. meskipun berbeda, tetap saja orang berpikiran seperti itu. Sulit memang, tapi begitulah. jika anda pintar, anda malah bisa memanfaatkannya untuk keuntungan anda.

Have a great weekend…

www.entrepreneuriality.com
best viewed with Firefox.
the coolest internet browser in the world
get it FREE at www.mozilla.org


2
Aug 07

Simply The Best Internet Browser in the World Today

Sudah lebih dari setahun saya menggunakan Firefox dan tidak mau berganti browser lagi. Hingga hari ini, saya, yang tersambung ke internet lebih dari 12 jam sehari menggunakan Firefox. Mengapa? Sederhana. Firefox lebih stabil dan browsing menjadi jauh lebih efektif, mudah dan menyenangkan. Well, dua buku dibawah ini akan membantu menjelaskan mengapa. Semoga berguna.

Don’t Click on the Blue E!: Switching to Firefox

Tahukah anda bahwa Firefox lebih baik daripada Internet Explorer? Jika belum yakin, biarkan buku ini menjelaskan mengapa anda jangan meng-klik icon E berwarna biru. Target pasar dari buku ini adalah pengguna Windows yang ingin berganti browser dari Internet Explorer menjadi Firefox, dan memberi informasi lengkap tentang bagaimana meng-instal, konfigurasi dan menggunakan Firefox dengan kemampuan yang optimal. Buku setebal 254 halaman ini ditulis oleh Scott Granneman.

Firefox and Thunderbird Garage (The Garage Series)

Akhirnya ada juga buku yang menjelaskan bagaimana menggunakan web browser dan email client anda sebagaimana anda ingin menggunakannya! Ditulis oleh 2 orang yang mengerjakan dan melakukan uji coba terhadap program/aplikasi hebat ini. Dengan membaca buku ini, anda sudah menemukan sumber informasi yang tepat untuk menggunakan Firefox dan Thunderbird dengan optimal. Buku yang hebat untuk pemula hingga menengah yang tertarik untuk mengoptimalkan Firefox dan Thunderbird, dan semua fitur yang ada. Buku ini ditulis oleh Chris Hofmann, Marcia Knous dan John Hedtke. Diterbitkan oleh Pearson Education/Prentice Hall.

www.entrepreneuriality.com
best viewed with Firefox.
the coolest internet browser in the world
get it FREE at www.mozilla.org


1
Aug 07

The Art & Science of Business Planning

Dalam wacana entrepreneurship (kewirausahaan), tidak ada yang lebih kontroversial selain perencanaan bisnis. Mengapa saya bilang begitu? Karena, banyak pengusaha sukses, yang ditiru banyak orang, yang mengaku tidak pernah menulis perencanaan bisnis tetapi bisnisnya sukses. Dalam pengertian: bisnisnya menjadi besar, mampu bertahan dan menghasilkan keuntungan.

Saya tidak tahu apakah pengusaha-pengusaha sejenis mengatakannya dengan jujur atau tidak. Tetapi, saya khawatir, bahwa sebenarnya kita hanya terjebak dengan definisi ‘perencanaan bisnis’ yang ngawur, sehingga membuahkan kontroversi dan paradigma apakah kita memerlukannya atau tidak.

Sebenarnya, bukan masalahnya lebih dari apakah kita perlu atau tidak. Karena, perencanaan bisnis itu hanyalah bagian dari sebuah proses kewirausahaan dengan urutan logika sederhana:
1. Anda memiliki sebuah visi dan arah bisnis.
Visi tersebut anda miliki. Namanya juga visi, maka hal tersebut hanya berada di ‘kepala’ anda.
2. Anda memiliki model bisnis.
Apakah anda ingin menjadi suplier, vendor, retailer, menjadi franchisee dsb.
3. Anda memiliki rencana bisnis.
Dalam hal ini, anda memiliki perkiraan tim yang anda butuhkan, produk/jasa, pasar yang akan anda layani, bagaimana pengoperasian bisnis anda dan bagaimana kira-kira performa keuangan hasil dari seluruh kegiatan bisnis anda.
4. Anda menuliskan rencana anda.
Setelah memiliki ketiga hal diatas, anda menuliskannya di dalam beberapa halaman.

Sesederhana itu? Ya. Sesederhana itu. That’s the science of business planning.

Setelah merencanakannya dan mendokumentasikannya, anda melaksanakan rencana itu dan dibelakang nanti, anda harus melakukan evaluasi dan menuliskan rencana baru.

Yang paling seru adalah: sepandai apapun anda menulis perencanaan bisnis, tulisan anda tersebut hanya akan menjadi tulisan jika anda tidak melakukan apa-apa. Jadi, setelah menulis, sebaiknya anda keluar bangkit dari kursi dan keluar dari ruangan anda dan melakukan rencana anda. Hasilnya? Bisa jadi lebih dari yang anda perkirakan dalam rencana bisnis anda, atau sebaliknya. That’s the art of business planning!

That’s the art & science of entrepreneurship!